Panen Raya Perdana Bukti Tersedianya Bibit Unggul Berkualitas Janji Mo-Novi

oleh -575 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Satu persatu program unggulan pemerintahan Mo-Novi mulai terwujud, diantaranya penyediaan bibit unggul dan berkualitas, terjaminnya keseimbangan pupuk serta pengembangan alat pertanian yang memadai.

Bukti dari terwujudnya program unggulan tersebut dengan terselenggaranya panen raya perdana pada sistem pertanian berkelanjutan di lahan seluar 1 Ha dengan jenis varietas Inpari 32 di Dusun Poto, Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir, Rabu, (23/03/2022).

Turut hadir dalam kegiatan panen Raya tersebut Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany, SPd.MPd,. Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, Dandim 1607 Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kadis Pertanian, Camat Moyo Hilir, dan PT. Petrokimia Kayaku, serta ketua kelompok tani.

Adapun jenis pupuk yang digunakan pada padi yang di panen perdana kali ini yakni pupuk organik hayati Sinar Bio, Nominee, Petroboos, montaf, dan fenite. Pupuk ini merupakan solusi dari kelangkaan pupuk urea yang senantiasa digunakan oleh petani.

BACA JUGA  Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020, Ini Masukan Pansus DPRD Sumbawa

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany, S.Pd M.Pd,. memberikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian yang telah bekerja maksimal di lapangan.

“Terimakasih Penyuluh, Tanpa penyuluh pertanian, tidak mungkin hasil melimpah, dengan kerja keras, kerja cerdas dan intensif menemui para petani sehingga transfer inovasi dan teknologi dapat sampai kepada petani kita,” ujar Wabup Novy sapaan akrabnya.

Apresiasi juga kami sampaikan kepada kelompok tani yang mempersiapkan penyelenggaraan acara panen raya ini, demikian juga kepada Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq yang telah hadir bersama Forkompinda.

“Saya yakin bahwa kehadiran kita semua menjadi bukti pentingnya menjaga sinergi dan kolaborasi dalam membangun Sumbawa Gemilang,” jelas Wabup.

Lanjut Wabup, untuk agenda panen perdana kali ini adalah bagian dalam membangun pertanian berkelanjutan, yang merupakan harapan Pemerintah Daerah dan juga kita bersama, sehingga kondisi lahan yang semakin hari krisis unsur hara dapat dipulihkan kembali dengan asupan pupuk hayati.

BACA JUGA  Polairud Polres Sumbawa Patroli Perairan Cegah Pengeboman

“Bukti suksesnya panen dengan produksi yang tinggi tidak semata-mata menggunakan pupuk Urea atau kimia, tapi sudah terbuka jelas bahwa pupuk hayati juga bisa menjadi andalan petani kita,” terangnya.

Atas keberhasilan panen raya ini, Wabup menengaskan perlunya sosialisasi yang inten agar secara perlahan dan pasti lahan bisa kembali subur.

Mindset petani kita masih terpatri kuat jika tak pakai urea, hasil pertaniannya tidak maksimal, padahal kenyataannya dengan adanya panen perdana ini hasil yang didapat dengan sistem pertanian berkelanjutan juga luar biasa tinggi, yakni lebih dari 10 Ton per Hektar.

“Selaku Pimpinan Daerah, saya berharap kepada masyarakat jangan terlalu ketergantungan dengan Urea, mulailah menggunakan pupuk organik demi kelestarian usaha tani kita,” harap Novi.

BACA JUGA  Kembalikan Keindahan Pantai, Polairud Sumbawa Gelar Bakti Sosial

Sementara untuk stok gabah kabupaten sumbawa sampai saat ini ada sekitar 164.000 ton dan ini setara dengan 105 Ton beras. Artinya sumbawa Surplus atau tidak kekurangan gabah.

Adapun masalah anjloknya harga Gabah pada musim panen saat ini, Wabup menegaskan bahwa pemerintah telah berbuat, dan bahkan pernah mengeluarkan kebijakan pemberian tunjangan beras dengan menggunakan beras lokal produksi dalam daerah dan sempat berjalan selama 1-2 bulan.

“Untuk langkah selanjutnya akan kita bahas kembali bersama OPD terkait, apakah dalam waktu dekat kita lakukan lagi. Ini semua membutuhkan dukungan dari semua masyarakat dan terutama ASN. Keberadaan Bumdes juga bisa berperan untuk menyerap gabah petani melalui dana Desa sehingga dapat menjaga harga gabah stabil,” tutup Wabup. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.