Kasus Ayah Karung Anak Sendiri di KSB Sedang Dalam Proses

oleh -648 Dilihat
oleh

Sumbawa Barat, NuansaNTB– Kasus penganiayaan terhadap anak dengan memasukan ke dalam karung yang dilakukan oleh Ayah Kandung dan sempat viral di media sosial kini tengah ditangani oleh Kepolisian Resort Sumbawa Barat.

Kasus penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu tanggal 25 Juni 2022 sekitar pukul 16.00 Wita di Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, dengan korban ABA alias B. Sementara S alias A sudah diamankan di Mapolres KSB.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Heru Muslimin, S.IK,.M.IP,. melalui Kasi Humas Ipda Eddy Soebandi, S,Sos,. dalam keterangan kepada media menyampaikan bahwa, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi saat anak korban sedang bermain bersama 2 orang temannya (saksi) yaitu FN dan FR.

BACA JUGA  Narkoba Lagi, Polisi Tangkap 6 Pemuda di Dua Lokasi Berbeda

Saat asyik bermain, korban tidak sengaja menyenggol sepeda motor Ayahnya hingga terjatuh dan bensinnya keluar, lalu salah satu saksi (FN) memanggil S Alias A dan memberi tahu bahwa korban ABA Alias B menjatuhkan sepeda motor sehingga pelaku menjadi marah dan menarik tangan korban lalu memasukan ke dalam karung.

“Saat korban menangis di dalam karung yang telah diikat, S Alias A memvideokan hal tersebut dan di kirimkan kepada Istrinya yang sedang bekerja di Arab Saudi untuk memberi tahu bahwa anaknya nakal dan sedang di hukum. Istrinya kemudian melakukan video call kepada S Alias A dan memintanya untuk mengeluarkan anaknya dari karung,” jelas Kasi Humas.

Lanjut Eddy, terhadap peristiwa tersebut penyidik telah mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, S Alias A yang merupakan orang tua kandung korban, kemudian MP alias C yang merupakan paman korban dan juga NBS alias T yang merupakan kakak kandung korban.

BACA JUGA  Wanita Muda Bandar Shabu Dibekuk Setelah Buron 45 Hari

Penyidik telah melakukan pengamanan dan penyitaan terhadap barang bukti berupa satu buah karung yang digunakan untuk memasukkan korban, satu buah Handphone merk Vivo Y15 yang digunakan oleh pelaku untuk merekam perbuatan pelaku memasukkan korban ke dalam karung,” ujar Eddy Soebandi.

Sementara Kapolda NTB, Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto, pada momentum peringatan Hari Bhayangkara Ke 76 mengapresiasi pengungkapan kasus tersebut dan meminta jajaran untuk tanggap dalam setiap permasalahan yang terjadi ditengah masyarakat.

Adapun penanganan kasus ini, penyidik Polres KSB melibatkan pihak Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat dan UPTD PPA Sumbawa Barat untuk dilakukan assesment terhadap korban dan terduga pelaku termasuk akan meminta bantuan psikiater untuk melakukan pemeriksaan korban guna kepentingan penyidikan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.