Ada Bekingan di Pasar Lama Utan, Wabup Novi : Oknum Bermain Tindak Tegas

oleh -540 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Puluhan pedagang dan juru parkir yang tergabung dalam Forum Pasar Baru Utan, menggedor kantor Bupati Sumbawa untuk menemui Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd.

Kedatangan pedagang dan juru parkir ini, untuk melakukan audiensi terkait masalah sepinya pengunjung pasar baru karena sebagian pedagang masih ada yang berjualan di Pasar Lama.

Wakil Bupati Sumbawa, Hj Novi sapaan akrabnya yang menerima kedatangan para pedagang disambut dengan mengadakan pertemuan Audiensi yang berlangsung Senin (29/8) di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Senin (29/08/2022).

Turut hadir menemui para pedagang, Sekretaris Daerah, Drs. H. Hasan Basri, MM,. Asisten Administrasi Umum, Kadis KUKMIndag, Kadis Perhubungan, Camat dan Sekcam Utan, serta Anggota Forkopimca Utan.

Dalam audiensi tersebut, beberapa perwakilan Forum Pasar Baru Utan menyampaikan keluh kesahnya terkait sepinya pembeli di Pasar Baru Utan yang berdampak pada rendahnya pendapatan mereka.

BACA JUGA  Kolaborasi Cara Waka Ansori Perjuangkan Kesejahteraan Warga Brang Bara

Audiensi pedagang utanSalah seorang Juru Parkir, Mulyadi menyampaikan beberapa tuntutan antara lain, meminta Wakil Bupati untuk segera menertibkan para pedagang yang masih beraktivitas di lokasi Pasar Lama agar pindah ke Pasar Baru secara permanen.

Menurutnya dengan pindahnya pedagang ke pasar baru, para pembeli akan secara otomatis terkonsentrasi di Pasar Baru. Ia juga menyinggung perihal Surat Peringatan 1, 2 dan 3 yang sudah dilayangkan pemerintah kepada pedagang pasar lama, namun tidak diindahkan oleh para pedagang pasar lama.

“Buktinya sampai saat ini, mereka masih beraktivitas di pasar lama dan enggan pindah ke pasar baru karena ada oknum yang membackup dan memfasilitasi mereka,” keluhnya.

Hal serupa juga dikeluhkan Nurjannah, yang mempertanyakan kejelasan nasib para pedagang yang telah dengan penuh kesadaran mematuhi aturan Pemerintah untuk berdagang di Pasar Baru.

BACA JUGA  Partai Gelora Kabupaten Sumbawa Bagikan Masker Kepada Ojek dan Masyarakat

Namun di pasar baru justru sedikit memperoleh pendapatan karena sepinya pengunjung. Ia juga menyampaikan beberapa permohonan, antara lain meminta pemerintah menertibkan pedagang yang masih berjualan di pasar lama, meminta aparat untuk bertindak lebih tegas.

Kemudian meminta pemerintah untuk menindaklanjuti SP3 yang sudah dikeluarkan, meminta pemerintah untuk menindak tegas oknum yang membackup pedagang pasar lama, dan meminta agar ruas jalan menuju pasar baru yang rusak untuk segera diperbaiki.

Menanggapi tuntutan para pedagang pasar baru tersebut, Wabup Novi dengan tegas mengatakan harus ada rasa keadilan bagi para pedagag pasar baru. Masalah ini harus diselesaikan dengan cepat.

“Masalah ini harus diselesaikan dengan cepat. Saya tidak mau diulur-ulur lagi, harus ada ketegasan atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa,” ujarnya Wabup Novi.

BACA JUGA  Banjir Rendam 5 Desa di Lunyuk Sumbawa, 1 Rumah Hanyut

Selain itu Wabup juga mensinyalir selama ini ada pembiaran sehingga masalah ini tak kunjung selesai dan berjanji mulai besok, pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan croscek ke lapangan terkait adanya oknum yang bermain sehingga para pedagang pasar lama enggan pindah ke pasar baru.

“Kita akan tindak tegas siapapun oknum yang bermain di sana, baik yang membantu memberikan fasilitas maupun yang melakukan pungli,” tegas Wabup.

Wabup berjanji dihadapan puluhan pedagang pasar baru untuk segera menertibkan para pedagang yang masih berjualan di pasar lama, termasuk membahas upaya perbaikan ruas jalan menuju pasar baru bersama para Wakil Rakyat yang berasal dari Kecamatan Utan.

“Insya Allah saya akan duduk bersama para Wakil Rakyat dari Kecamatan Utan untuk membahas dan mencari solusi masalah ini bersama-sama,” pungkasnya. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.