Pastikan Ketersedian Pupuk Melimpah, Wabup Novi Datangi Distributor

oleh -651 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Musim penghujan yang menandakan masuknya waktu tanam sebentar lagi tiba, kebutuhan pertanian salah satunya pupuk menjadi hal yang paling utama untuk menopang baik tidaknya hasil pertanian.

Distributor pupukSelaku pemimpin daerah, Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd,. M.Pd,. tidak hanya berpangku tangan duduk di depan meja kerjanya melainkan turun langsung meninjau ketersedian pupuk di gudang Distributor yang ada di Kabupaten Sumbawa.

“Untuk memastikan kelancaran rantai suplai pupuk dari distributor hingga ke tangan petani. Hari ini, saya turun langsung meninjau ketersedian pupuk di salah satu distributor yang ada di Kabupaten Sumbawa,” ujar Haja Novi disela-sela kunjungannya, Senin (15/08/2022).

Lanjut Wabup Novi, luasnya jumlah lahan pertanian menyebabkan kebutuhan pupuk untuk pertanian di Kabupaten Sumbawa memang cukup besar. Sehingga Wabup ingin memastikan agar pupuk tidak menjadi langka yang menyebabkan ruginya para petani.

BACA JUGA  Bupati Sumbawa: Statistik Sektoral Penting dalam Perencanaan Pembangunan

“Luas lahan pertanian di Sumbawa menyebabkan kebutuhan pupuk mencapai 62 ribu ton permusim tanam,” jelas Haja Novi.

Dalam kunjungan ini, Wabup Novi juga turun bersama Kadis Pertanian Sumbawa, Kadis Diskoperindag yang langsung bertemu distributor pupuk, KSOP Badas, Kepala Pelindo, dan para buruh pikul di Pelabuhan Badas Sumbawa.

“Saya ingin memastikan langsung alur distribusi pupuk lancar hingga ke tangan petani, agar musim tanam tahun ini tidak terjadi kelangkaan pupuk,” tegasnya.

BMKGSelain menemui Distributor pupuk, Wabup Novi juga bersilaturrahim ke Kantor BMKG Sumbawa. Kedatangannya untuk mendengarkan langsung perkiraan masuknya musim penghujan yang menandai musim tanam tahun ini.

“Berdasakan informasi BMKG, perkiraan musim hujan tahun ini akan dimulai bulan November mendatang sehingga berdasarkan informasi tersebut, pupuk harus segera di distribusikan ke petani agar saat tanam tiba petani tidak gelisah masalah pupuk,” pungkasnya. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.