Anggaran 67,230 Miliar, Pemda Sumbawa Segera Tuntaskan Jalan Batu Dulang Tepal

oleh -289 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Setelah tertunda kurang lebih tujuh tahun lamanya, akhirnya Pemda Sumbawa akan segera melanjutkan proyek pengerjaan ruas jalan Batu Dulang – Tepal sepanjang 27,6 km dengan total anggaran sebesar Rp 67,230 miliar yang bersumber dari APBN.

Asisten Bupati SumbawaAsisten Perekonomian Setda Sumbawa, Lalu Suharmadji, ST,. yang dikonfirmasi NuansaNTB, Selasa (13/09/2022) membenarkan prihal akan dilanjutkannya proyek pengerjaan jalan Batu Dulang – Tepal.

Menurutnya, Pemda Sumbawa akan memulai kembali proyek jalan Batu Dulang-Tepal sepanjang 12,6 Km dengan total nilai pagu anggaran Rp. 67.230. 326.000 (Enam Puluh Tujuh Miliar Dua Ratus Tiga Puluh Juta Tiga Ratus Dua Puluh Enam Ribu Rupiah),” ujarnya.

Papan proyekProyek ini kata Suharmadji, bersifat multy years, karena kondisi daerah topografi, curah hujan tinggi serta lokasi proyek juga cukup sulit.

BACA JUGA  Lepas Kontingen PWI Sumbawa ke Porwanas Malang, Bupati : Juara Dapat Bonus

Untuk kelancaran pengerjaan proyek tersebut kata Suharmadji, rencana esok, Rabu esok 14 September 2022, Bupati Sumbawa, Drs. H Mahmud Abdullah akan turun langsung ke lokasi untuk memimpin sosialisasi kepada masyarakat.

“Esok Bupati akan turun langsung ke lokasi untuk memimpin sosialisasi guna mendapat dukungan masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya, sosialisasi ini penting sebab pelaksanaan proyek harus memperhatikan kawasan sekitar karena disitu ada perkebunan kopi milik warga dan nanti Pemda akan meminta sedikit kerelaan pemilik tanah lahan yang sekiranya ada tikungan atau tanjakan memerlukan pelebaran jalan.

Adapun panjang ruas jalan Batu Dulang-Tepal sepanjang 27,6 Km. Oleh Pemerintah Daerah telah dikerjakan sekitar 15 km yang dibiayai menggunakan APBD pada tahun 2015 lalu, karena keterbatasan anggaran proyek tersebut terhenti.

BACA JUGA  Gubernur NTB Serukan Pentingnya Harmonisasi Kerja

“Sisanya sepanjang 12,6 km akan ditangani oleh APBN. Harapannya jalan tersebut bisa ditangani Kelawis, Kaduk dan diupayakan dari Batu Lanteh ke Orong Telu,” pungkasnya. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.