Bupati Sumbawa Resmi Melantik Abdul Hakim sebagai Direktur PDAM

oleh -559 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah resmi melantik H. Abdul Hakim, SE., sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Batulanteh Sumbawa masa jabatan 2022-2027, Rabu (07/09/2022).

Acara pelantikan yang digelar di Aula H Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa ini turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd,. M.Pd,. Sekretaris Daerah, Drs. H. Hasan Basri, MM,. Anggota Forkopimda, Panitia Seleksi serta sejumlah Kepala OPD dan Kepala Bagian.

Adapun pengangkatan Direktur Perumdam Batulanteh telah melalui proses yang cukup panjang. Dimulai dari pendaftaran, penelitian rekam jejak, uji kelayakan dan kepatutan oleh Tim BPM-SDM Provinsi NTB.

Selanjutnya presentasi makalah rencana bisnis di hadapan panitia seleksi yang diketuai Sekda Sumbawa, beranggotakan Ketua DPRD Sumbawa, Rektor Universitas Samawa, Rektor Universitas Teknologi Sumbawa dan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum.

BACA JUGA  Kodim 1607 Sumbawa Gelar Rapid Massal Prajurit Secara Bertahap

Proses ini diakhiri dengan wawancara oleh Bupati Sumbawa selaku Kuasa Pemilik Modal Perumdam Batulanteh. Dari proses tersebut, H. Abdul Hakim, SE., mendapat penilaian tertinggi dari 7 peserta seleksi dan resmi diangkat menjadi Direktur Perumdam Batulanteh berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumbawa Nomor 781 Tanggal 5 September 2022.

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah pada kesempatan tersebut menekankan tugas dan tanggung jawab Direktur Perumdam Batulanteh selama 5 tahun ke depan.

Menurutnya, pelayanan air bersih Perumdam Batulanteh di 12 kantor cabang dengan 21.916 pelanggan atau mencakup 20,90% dari jumlah penduduk di wilayah teknis, belum berjalan dengan baik. Komplain dari pelanggan menyangkut kualitas dan kuantitas air yang disalurkan masih sangat sering terjadi.

BACA JUGA  Dukung Ketahanan Pangan, Dandim 1607 Sumbawa Panen Raya Jagung

Penilaian ini, lanjut Bupati, sejalan dengan Laporan Evaluasi Kinerja Perusahaan tahun 2021 yang dilaksanakan oleh BPKP Provinsi NTB, dimana kinerja Perumdam Batulanteh masuk dalam kategori “kurang sehat”, atau mengalami penurunan kinerja dari tahun sebelumnya, yang masuk kategori “sehat”.

Karena itu, Bupati meminta Direktur Perumdam Batulanteh untuk segera melakukan konsolidasi internal perusahaan agar segenap karyawan dapat bekerja dengan lebih baik dalam meningkatkan pelayanan perusahaan.

“Masih banyak karyawan-karyawan potensial di Perumdam Batulanteh yang dapat membantu Saudara untuk bekerja dengan baik dalam memajukan perusahaan ini,” jelas Bupati.

Selain itu, Bupati juga meminta Direktur Perumdam Batulanteh untuk melakukan konsolidasi eksternal dengan pemangku kepentingan yang lain seperti Pemerintah Pusat melalui BWS dan BPPW Kementerian PU, yang memiliki hubungan kerja secara langsung untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur air bersih, pungkas Bupati.

BACA JUGA  Setiap Tahun Produksi Pertanian di Sumbawa Terus Meningkat

Adapun sebelumnya, H. Abdul Hakim, SE,. tercatat sebagai pengurus partai politik, dan sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 serta Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Badan Hukum Perumdam Batulanteh.

Pengurus maupun anggota Parpol harus mengundurkan diri terlebih dahulu dan hal tersebut telah dilakukan oleh H. Abdul Hakim dengan mengundurkan diri dari kepengurusan partai politik dan berkomitmen untuk berikhtiar bersama pemerintah daerah untuk memperbaiki manajemen Perumdam Batulanteh sebagai salah satu pelayanan dasar yang masih banyak dikeluhkan masyarakat. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.