Kebakaran Gudang Logistik di Plampang, Polisi Olah TKP

oleh -343 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Kantor dan gudang logistik milik PT. Sumbawa Bangkit Sejahtera (SBS) yang berlokasi Lepu, Desa Plampang Kecamatan Plampang hangus dilalap si jago merah.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada hari, Kamis (29/09/2022) sekitar pukul 08.30 wita. Diduga adanya percikan api yang mengenai BBM jenis Pertalit saat dipindahkan dari dalam jerigen ke jerigen lainnya.

Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Chandra, S.IK., M.H., dalam keterangannya melalui Kasi Humas AKP Sumardi, S.Sos., membenarkan kejadian kebakaran gudang tersebut.

Menurutnya, sebelum kejadian A merupakan petugas gudang memindahkan BBM jenis Pertalite dari dalam jerigen ke jerigen satunya.

Namun, tiba-tiba ada percikan api menyambar ke arah jeringan dan langsung menyebabkan kobaran api.

BACA JUGA  Bupati Sambut 30 Dokter Internship Siap Mengabdi di RSUD dan Puskesmas Sumbawa

Karena hembusan angin yang cukup kencang, mengakibatkan api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan dan membakar seluruh isinya. Para karyawan yang ada di lokasi berusaha memadamkan api dengan air.

Akan tetapi tidak berhasil, sehingga pihak PT SBS menghubungi Pemadam Kebakaran Zona Timur Kecamatan Plampang. Sekitar pukul 09.00 wita Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan pada pukul 10.00 wita api berhasil di padamkan.

“Plh. Kapolsek Plampang IPDA Zainal Arifin beserta anggota dibantu Kapolsek Labangka IPTU Sumarsono beserta anggota saat mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah TKP awal,” ujarnya.

Untuk sementara, kebakaran diduga akibat percikan api yang menyambar BBM pertalite.

BACA JUGA  Anggota DPRD Sumbawa Fraksi PKS Muhammad Fauzi Mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1445 H / 2024 M

Dalam peristiwa ini, sejumlah barang milik PT. SBS seperti 1 unit bangunan gudang berukuran 6 x 18 meter, 2 Unit SPM Honda Revo, 1 Unit SPM KLX, Spare Part Kendaraan dan alat berat, Oli dan Pestisida, Berkas dan Dokumen PT SBS hangus terbakar.

“Total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 500 juta,” pungkasnya. (Hps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.