Disnakeswan Sumbawa Maksimalkan Vaksinasi, 7 dari 20 Kecamatan Dinyatakan Bebas PMK

oleh -91 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) terus berupaya menahan laju penyebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di sumbawa.

“Kami dari Disnakeswan terus berusaha menghadang laju penyebaran PMK di kabupaten sumbawa dengan memaksimalkan vaksinasi pada hewan ternak di seluruh kecamatan terutama diwilayah terjangkit,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa, H Junaidy, kepada media ini di ruang kerjanya.

Diakui Junaidy (sapaan akranya-red), kasus PMK pada ternak di Kabupaten Sumbawa saat ini sudah meluas di 20 kecamatan, namun 7 kecamatan telah dinyatakan bebas dan sisa 13 kecamatan.

Adapun rincian sesuai data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa tertanggal 26 Oktober 2022, tercatat tujuh kecamatan mencapai kesembuhan total dari 20 kecamatan terjangkit PMK.

BACA JUGA  Sertijab Wadanyon 742, Ini Pesan Danyonif 742/SWY

Yakni Kecamatan Rhee, Kecamatan Ropang, Kecamatan Sumbawa, Kecamatan Batulanteh, Kecamatan Labuhan Badas, Kecamatan Lape, dan Kecamatan Lopok.

Pada tujuh kecamatan tersebut, seperti Kecamatan Badas ditemukan sebanyak 276 kasus sembuh dan 1 ternak mati, Kecamatan Lape 407 kasus, dan Kecamatan Lopok 162 kasus. Kemudian Kecamatan Rhee 10 Kasus, Kecamatan Ropang 82 Kasus, serta Kecamatan Sumbawa 556 kasus.

Sedangkan 13 kecamatan yang masih ditemukan kasus yakni, Kecamatan Alas (sembuh 13 – Mati 0 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 4), Alas Barat (sembuh 203 – Mati 0 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 10), dan Buer (sembuh 451 – Mati 0 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 15). Kemudian Labangka (sembuh 227 – Mati 0 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 186), Lenangguar (sembuh 360 – Mati 0 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 30), serta Lunyuk (sembuh 572 – Mati 0 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 180).

BACA JUGA  HPN 2023, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Siap Sukseskan Ekspedisi Toba

Selanjutnya Kecamatan Maronge (sembuh 2.551 – Mati 8 – dimusnahkan 5 – belum sembuh 34), Moyo Hilir (sembuh 1.229 – Mati 0 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 121), dan Moyo Hulu (sembuh 372 – Mati 0 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 1). Kemudian Moyo Utara (sembuh 1.064 – Mati 3 – dimusnahkan 6 – belum sembuh 131), Plampan (sembuh 2.174 – Mati 5 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 217), Unter Iwes (sembuh 441 – Mati 1 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 15), dan Utan (sembuh 64 – Mati 0 – dimusnahkan 0 – belum sembuh 88).

Sedangkan untuk vaksinasi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa menyasar seluruh kecamatan, dengan total droping sebanyak 144.370 dosis. Dengan sasaran 306.183 jumlah total populasi sapi dan kerbau.

BACA JUGA  Kasus GHPR Masih Ada, Sumbawa Segera Bentuk Kader Siaga

Untuk realisasi pelaksanaan vaksinasi tercatat 113. 026 dosis, dengan rinian vaksinasi dosis I sebanyak 96.914 dosis dan Dosis II sebanyak 16.112 dosis, dan tersisa 31.344 dosis. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.