Musnahkan Ribuan Liter Miras, Wabup Novi Apresiasi Kinerja Sat PolPP

oleh -679 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Pemerintah Daerah melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Sumbawa, memusnahkan ribuan botol dan ratusan liter minuman keras tradisional ilegal hasil operasi non yustisi.

Pemusnahan tersebut disaksikan langsung Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Noviany, S.Pd,. M.Pd,. dan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sabtu (21/01/2023).

Wabup Novi pada kesempatan tersebut mengapresiasi kinerja Sat Pol PP sumbawa dalam menjaga daerah tetap kondusif.

Menurut Wabup, pemusnahan ini sangat penting untuk dilakukan kedepannya. Jangan sampai barang bukti yang telah disita dibiarkan mengendap terlalu lama.

Hal tersebut kata Wabup, untuk mencegah resiko terjadinya penyalahgunaan atau hal-hal lain yang dapat menyebabkan barang-barang sitaan beredar kembali dalam masyarakat.

BACA JUGA  Kabag Pembangunan Beberkan Sejumlah Proyek Belum Tuntas di 2023

“Agar kondisi daerah kita menjadi kondusif, aman dan nyaman dalam rangka menjalankan seluruh program pembangunan daerah dan menyambut HUT Kabupaten Sumbawa ke-64 Tahun 2023 serta demi terciptanya masyarakat yang gemilang dan berkeadaban,” ujar Wabup.

Sementara, Kasat Pol PP, Abdul Haris, S.Sos,. dalam laporannya mengatakan, miras yang dimusnahkan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-64 ini ada sebanyak 1.023 botol.

“Ada 1.023 botol yang kita musnahkan hari ini, meliputi jenis bir, anggur, tuak, brem, dan arak serta 5 botol miras import merk captain morgan,” terang Kasat Haris.

Sedangkan minuman keras dalam kemasan jerigen atau miras tradisional lanjut Kasat Haris, ada sebanyak 223 liter meliputi jenis tuak dan arak.

BACA JUGA  Sumbawa Akan Gelar Pacuan Kuda Tradisional, Peserta dari NTB dan NTT

Musnahkan“Semua miras yang dimusnahkan ini merupakan barang bukti yang disita dari operasi rutin, operasi gabungan dan patroli rutin sejak tahun 2022 hingga Januari 2023. Pemusnahan miras dilakukan dengan cara menggilas botol dan kemasan miras menggunakan alat berat,” jelasnya.

Adapun mengenai pelaku penjual miras tersebut kata Haris, hanya dilakukan pembinaan namun semua barang bukti mirasnya disita untuk dimusnahkan. Hal ini karena merupakan operasi non Yustisia dan tidak ada tindakan hukum.

“Sebagaimana amanat Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2015 yang menjadi kewenangan Sat Pol PP. Kami berkomitmen untuk terus melakukan penindakan dan pengendalian minuman beralkohol di Kabupaten Sumbawa,” pungkas Kasat dihadapan Wakil Bupati Sumbawa dan pejabat Forkopimda. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.