Tinjau Hasil Karya Mahasiswa UTS, Wabup Novi: Pemerintah Telah Sertifikasi 1.486 UMKM

oleh -371 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Sesuai dengan visi misi yang tertuang dalam 10 program unggulan Mo-Novi terkait pengembangan UMKM. Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah membantu sertifikasi sebanyak 1.486 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) secara gratis.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Noviany, S.Pd,. M.Pd,. saat menghadiri pameran Kampus Merdeka Expo UTS 2023, di Taman Mangga, Sumbawa Besar, Sabtu (28/01/2023).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Novi sapaan akrabnya, meninjau satu persatu stan pameran makanan serta produk cinderamata hasil karya mahasiswa UTS berkolaborasi dengan warga desa.

Bahkan, Wabup Dewi Noviany juga memborong beberapa makanan serta souvenir yang dijual di lokasi expo.

BACA JUGA  Kurikulum Merdeka, Pembelajaran yang Berpusat pada Anak

“Saya sangat bangga ya, banyak produk produk kuliner baru dari inovasi mahasiswa yang melibatkan masyarakat Sumbawa,” kata Hj Dewi Noviany kepada media ini.

Selain kuliner, banyak juga inovasi mahasiswa UTS yang lainnya. Seperti membuat cinderamata dengan pemanfaatan barang barang bekas, barang tidak bermanfaat menjadi produk bernilai ekonomis.

Ada juga penemuan penemuan baru di bidang pertanian, website digital dan hasil penelitian atau riset.

“Sebuah kebanggan bagi kami pemerintah, para mahasiswa di Sumbawa memiliki kreatifitas untuk memajukan UMKM dan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat desa,” kata Dewi Noviany.

Dikatakan, Program kampus merdeka UTS ini melibatkan mahasiswa yang melihat potensi di desa. Kemudian bekerjasama dengan pemerintah desa tentunya didukung penuh oleh pemda Sumbawa.

BACA JUGA  Gerebek Kosan Brang Biji, Polisi Amankan Sepasang Kekasih Miliki Sabu

“Kita bisa lihat hasil karya mahasiswa dan warga desa ini, baik dari segi kemasan sudah sangat kren ya, kemudian rasanya enak, produk produknya bagus, pokoknya kren,” ujar wabup.

Saat meninjau expo dan berdialog dengan mahasiswa, wabup juga menemukan beberapa produk yang belum bersertifikasi. Karena itu, wakil bupati memberikan masukan agar produk produk ini harus segera di sertifikasi, dibuat sertifikat halal, label dan lainnya.

“Di dalam 10 program unggulan kami salah satunya terkait pengembangan UMKM. Jadi saya sudah imbau kepada adik adik mahasiswa dan masyarakat agar bisa mengurus label dan izin secara gratis. Segera diurus ke Diskoperindag hanya membawa persyaratan, semua tidak dibayar, karena biayanya kami yang subsidi,” tegas wabup.

BACA JUGA  Harga Gabah Anjlok, ASN Turut Bela Petani dengan Beli Beras Lokal

Program kampus merdeka UTS ini hasil kerjasama mahasiswa dengan kepala desa. Menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi pengembangan UMKM di Sumbawa.

“ini luar biasa ya, dari awalnya hanya sekitar 400 UMKM, sekarang bertambah secara signifikan menjadi sekitar 1.486 UMKM yang sudah kita daftarkan sertifikasinya,” tutup Novy. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.