Bawa Panah dan Ketapel, Empat Anggota Serigala Malam Diamankan Polisi

oleh -585 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Empat orang pelajar SMP yang tergabung dalam kelompok Serigala Malam kedapatan membawa ketapel dan anak panah diamankan Polsek Sumbawa, Jumat Malam (03/03/23) 20.30 wita.

Keempat pelajar tersebut masing-masing berinisial WAF, MR,FS dan LRM. Para pelajar SMP itu diamankan saat tengah nongkrong di simpang SMPN 4 Sumbawa.

Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Henry Novika Chandra S.I.K, MH., yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas AKP Sumardi, S.Sos,. membenarkan penangkapan empat pelajar yang membawa ketapel dan anak panah tersebut.

Menurut Kasi Humas, penangkapan tersebut berawal dari Personel Polsek Sumbawa yang menerima informasi terkait adanya sekelompok remaja yang dicurigai membawa panah dan tengah nongkrong di simpang SMPN 4 Sumbawa.

BACA JUGA  Wagub NTB: Informasi PPKM Mikro Harus Sampai Kepada Masyarakat

“Petugas mendapat informasi adanya pelajar yang nongkrong di warung simpang SMPN 4 Sumbawa. Polsek Sumbawa langsung mendatangi tempat dimaksud,” ujar Kasi Humas.

Saat petugas tiba dilokasi tongkrongan tersebut lanjut Kasi Humas, petugas langsung melakukan pemeriksaan badan dan jok motor dan ditemukan 2 ketapel serta 3 anak panah.

“Saat digeledah, ada anak panah dan ketapel. Para pelajar tersebut beserta barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Sumbawa,” jelasnya.

Adapun saat diintrogasi dan pemeriksaan Handphone kata Kasi Humas, Petugas mendapatkan fakta bahwa para pelajar tersebut tergabung dalam Anggota Serigala Malam yang beranggotakan sebanyak 64 orang.

“Empat pelajar ini diketahui baru saja bergabung dalam kelompok Srigala malam dan tengah berlatih menggunakan panah” terang Kasi Humas.

BACA JUGA  Operasi Antik Rinjani 14 Hari, Polres Sumbawa Ringkus 11 Pelaku Narkoba

Adapun tindakan yang dilakukan petugas setelah mengamankan para pelajar tersebut langsung memanggil orang tua masing-masing.

Para pelajar ini dengan didampingi orang tua masing-masing membuat surat pernyataan dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya, dan para orang tua juga membubuhi tanda tangannya bahwa sanggup untuk membina dan mengawasi anak-anaknya.

“Kami juga minta Para pelajar ini juga untuk melakukan wajib lapor yang didampingi para orang tuanya” pungkas Kasi.

Dalam kesempatan itu, Kasi Humas juga menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak perlu khawatir, ragu ataupun takut untuk melaporkan setiap hal yang berpotensi dapat menjadi ancaman gangguan kamtibmas. (Hps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.