Rumah Terbakar di KSB, Bocah Lima Tahun Meninggal Dunia

oleh -2043 Dilihat
oleh

Sumbawa Barat, NuansaNTB.id- Rumah milik Ayon warga RT 08 RW 03 Dusun Bree, Desa Sapugara Bree, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, dilalap si jago merah, Jum’at (22/09/2023) pukul 21.30 wita.

Akibat kebakaran tersebut seorang bocah berusia 5 tahun meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap, S.IK,. melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi S.Sos,. membenarkan terjadinya kebakaran di Dusun Bree, Desa Sapugara Bree, KSB yang menyebabkan seorang anak berusia 5 tahun meninggal dunia.

Kebakaran “Benar, kebakaran diduga akibat percikan api lilin yang menyebabkan seorang anak usia 5 tahun meninggal dan kerugian material sekitar Rp.3.000.000,” ujar Kasi Humas.

Kronologi kejadian kata IPDA Eddy, pada Pukul 20.30 wita orang tua korban (Ayon) membeli susu siap saji Indo milk buat korban ke kios terdekat.

BACA JUGA  Kenalan di Medsos, Setelah Bertemu Wanita Asal Buer Malah Jadi Korban

Setelah kembali dari kios orang tua korban kerumah untuk memberikan susu kepada anaknya, akan tetapi anaknya menolak karna ukuran susu yang dibeli terlalu kecil, kemudian Ayon kembali ke kios untuk menukar Susu Indo milk Siap saji tersebut dengan ukuran yang lebih besar, dan sejenak mampir di rumah tetangga yang berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya.

Selanjutnya, pada pukul 21.00 wita ada sejumlah anak- anak yang lagi mencari jangkrik kebetulan lewat di depan rumah Korban dan melihat ada kobaran api di dalam rumah tersebut.

Dengan spontan anak – anak tersebut teriak memanggil penghuni rumah, akan tetapi tidak ada yang menjawab, setelah itu, anak – anak tersebut memanggil tetangga di sekitar rumah korban untuk menyampaikan bahwa di dalam rumah korban ada kobaran api, sekejap warga setempat melakukan pengecekan ternyata memang benar ada kobaran Api dalam ruang tamu rumah korban.

BACA JUGA  Bawa Ketapel Panah, Polres Sumbawa Amankan 9 Remaja

“Karena rumah korban dalam keadaan gelap dan terkunci masyarakat sekitar tidak berani melakukan pemadaman. Salah satu warga melapor ke unit pemadam kebakaran yang berada di Kecamatan Brang Rea melalui sambungan Telpon,” jelasnya.

Lanjut Kasi Humas, pukul 21.10 wita Unit kebakaran Kecamatan Brang Rea tiba di lokasi melaksanakan pemadaman. Selama ± 15 menit api berhasil dipadamkan.

Setelah api berhasil dipadamkan warga masuk ke dalam rumah dan menemukan ada 1 orang anak yang sudah meninggal akibat kebakaran tersebut.

“Pada pukul 21.25 wita Piket Puskesmas Brang Rea tiba di lokasi mengambil mayat korban untuk dibawa ke puskesmas Brang Rea dengan mengunakan Mobil Ambulance di dampingi keluarga,” terang IPDA Eddy.

BACA JUGA  Akhiri Reses di Ngeru, Waka Ansori Dibanjiri Aspirasi dan Diminta Lebih Lantang Perjuangkan Nasib Petani

Kemudian Pukul 21.38 wita tim Investigasi dari Polres Sumbawa Barat tiba di lokasi kebakaran untuk melaksanakan olah TKP. Pada pukul 23.00 wita korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa kerumah duka.

“Kebakaran diduga akibat percikan api lilin yang menyambar kasur sehingga mengakibatkan 1 orang anak meninggal dunia. Kejadian ini sudah ditangani oleh Polres Sumbawa Barat untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.