Dewan Muda Muhammad Fauzi Dorong Pemerintah Penuhi Janji 10 Ribu Lapangan Pekerjaan

oleh -4237 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Anggota DPRD Sumbawa Fraksi PKS, Muhammad Fauzi, S.Ap,. kembali mengingat pemerintah terkait salah satu program unggulan pemerintah Mo-Novi yakni pengadaan 10 ribu lapangan kerja.

Menurut Fauzi sapaan akrab Politisi Muda asal Tolo’oi ini, hingga saat ini program unggulan 10 ribu lapangan kerja yang dijanjikan oleh pemerintah daerah belum terlihat kejelasan sama sekali.

“Kami minta Pemerintah Daerah untuk dapat konsentrasi dan serius mewujudkan program unggulan 10 ribu lapangan pekerjaan bagi masyarakat sumbawa,” ujar Fauzi kepada media ini, Selasa (31/10/2023).

Lapangan pekerjaan di kabupaten sumbawa ini kata Fauzi masih terlalu jauh perbandingan dengan kebutuhan kerja lulusan perguruan tinggi yang ada.

BACA JUGA  Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sumbawa Drs Mohamad Ansori Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H / 2023 M, Minal Aidin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir Batin

Tantangan generasi muda ke depan semakin lebih berat dan kompleks, sebagaimana pernyataan Menteri BUMN Erick Tohir yang mengatakan bahwa 85 juta lapangan pekerjaan di tahun 2025 akan hilang seiring dengan berkembangnya digitalisasi.

Pemerintah daerah kata Fauzi harus dapat memikirkan tentang hal tersebut dan program 10 ribu lapangan pekerjaan yang dijanjikan oleh pemerintah harus lebih diseriusi agar tidak meninggalkan hutang janji usai berakhirnya masa jabatan.

Perguruan tinggi swasta di kabupaten sumbawa maupun PTS di luar sumbawa telah kembali mewisuda ribuan pencari kerja yang tentu akan kembali menjadi salah satu beban yang harus difikirkan oleh pemerintah daerah.

“Kami mendorong pemerintah daerah agar dapat memenuhi janjinya sesuai harapan para generasi pencari kerja yang ada di kabupaten sumbawa agar angka pengangguran dapat sedikit teratasi,” pungkas Fauzi. (Nuansa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.