Gelar Muscab ke-3, Pemuda Pancasila Sumbawa Siap Berkolaborasi dan Bersinergi

oleh -2819 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke III yang dilaksanakan di Cafe Kanaya, Desa Labuhan Sumbawa, Ahad (08/10/2023).

Musda kali ini mengangkat tagline “Solid Bersinergi Membangun Daerah, Sekali Layar Berkembang Surut Kita Berpantang”

MusdaKetua Majelis Pimpinan Cabang, Burhanuddin AR Salengke, S.So,. pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pemuda Pancasila pertama kali hadir di Kabupaten Sumbawa pada tahun 1986.

“Pemuda Pancasila ini sudah hadir di sumbawa sejak 1986 dan saya sendiri yang membawa serta memimpinnya langsung hingga hari ini kita menggelar Muscab,” ujarnya.

Muscab ini lanjutnya, adalah untuk meregenerasi pengurus Pemuda Pancasila agar dapat dipimpin oleh para pemuda-pemuda tangguh yang siap bersinergi bersama Pemerintah Daerah dalam membangun bangsa ini.

Ormas Pemuda Pancasila ini Kata Burhanuddin Salengke merupakan organisasi terbuka yang keberadaannya sama dengan Ormas Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“PP ini bukan organisasi preman atau tempat berkumpulnya para preman melainkan PP ini tempat atau wadah berkumpulnya orang-orang intelektual yang siap membangun daerah,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemdes Batu Rotok Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Dusun Musuk

Kami berharap keberadaan PP ini dapat segera terdaftar di Kesbangpoldagri kabupaten sumbawa agar keberadaannya diakui oleh daerah dan dapat mendapatkan bantuan Pemda dalam menjalan program-program sebagaimana support daerah kepada NU dan Muhammadiyah.

Saat ini ungkap Burhanuddin, Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa sudah terbentuk di 18 kecamatan dan semuanya diisi oleh para pemuda-pemuda hebat yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah.

MusdaKetua Majelis Pimpinan Wilayah Provinsi NTB, Edi Sopian, SE., pada kesempatan tersebut mengapresiasi digelarnya Muscab ke-3 MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa.

Menurut Edi, Pemuda Pancasila (PP), merupakan organisasi masyarakat (Ormas) yang telah berdiri sejak 28 Oktober 1959.

Mulanya, Pemuda Pancasila (PP) didirikan sebagai sayap dari Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) pada Orde Lama silam. Setelahnya, PP telah melintasi berbagai rezim pemerintahan hingga saat ini.

Saat awal berdiri, PP beranggotakan anak-anak tentara. Sebab, IPKI yang menaungi PP adalah partai besutan Jenderal Besar TNI AH Nasution dan sejumlah koleganya di keprajuritan.

BACA JUGA  Persiapan PON 2028 NTB-NTT, KONI Pusat Upayakan Sumbawa Tuan Rumah 5 Cabor

Organisasi itu dibangun petinggi militer dengan tujuan melindungi NKRI dari rongrongan bahaya laten komunis yang kala itu dimotori PKI.

“Sejak awal berdirinya, Pemuda Pancasila tidak pernah sepi dari gerakan untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara,” ungkapnya.

Lanjutnya, ketika Pancasila dalam ancaman dan hendak dirongrong oleh barisan Pemuda Rakyat beserta kekuatan PKI, dengan sigap kader-kader Pemuda Pancasila tampil sebagai perisai penyelamat.

Pemuda Pancasila punya fungsi politik sendiri selama Orde Baru. Ia menilai Pemuda Pancasila menjadi tangan ketiga pemerintah dalam menjaga ketertiban selain ABRI atau TNI dan Polri.

“Jadi mereka ada fungsi politik, ada fungsi keamanan sebagai tangan ketiga setelah ada ABRI (TNI dan Polri), ada kelompok-kelompok itu yang menjaga ketertiban,” terangnya.

Sejak dekade 1980-an silam, kepengurusan PP secara nasional dipimpin Japto Soelistyo Soerjosoemarno. Terbaru, ia terpilih kembali memimpin ormas itu untuk periode 2019-2024 pada Mubes X, 27 Oktober 2019 di Jakarta.

Pada kesempatan itu, Japto juga memberikan kartu tanda anggota (KTA) Pemuda Pancasila kepada Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang menutup Mubes.

BACA JUGA  Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Imigrasi Sumbawa Besar bersama TPN

Bukan hanya Ma’ruf Amin yang telah mendapatkan KTA sebagai anggota kehormatan PP pada pembukaan mubes itu juga, mendaulatkan kartu yang sama kepada Presiden RI Joko Widodo(Jokowi).

Di dalam kepengurusan PP yang dipimpin Japto saat ini pun terdapat pula sejumlah pejabat negara dari mulai Ketua MPR Bambang Soesatyo hingga Menpan RB Tjahjo Kumolo.

Masih banyak lagi orang-orang hebat lainnya seperti dari anggota DPR RI, DPRD dan saat inipun ratusan kader Pemuda Pancasila juga ikut terjun menjadi anggota Dewan baik Kabupaten, provinsi, dan juga pusat.

Keberadaan Pemuda Pancasila ini kiprahnya tidak bisa diragukan sebab anggotanya berasal dari orang-orang intelektual yang memiliki peran penting bagi Bangsa dan Negara.

“Selamat Bermusda bagi PMC Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa, siapapun yang terpilih nantinya harus tetap menjaga marwah organisasi dan siap berkolaborasi serta bersinergi dengan pemerintah daerah,” pungkasnya. (Nuansa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.