Tiga Korban Pembunuhan KST di Papua Berhasil Dievakuasi Satgas TNI Yonif 300 bersama Warga

oleh -2244 Dilihat
oleh

DISTRIK BEOGA Papua, NuansaNTB.id- Sebanyak 3 orang pekerja kembali menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di Kampung Jambul, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Jum’at (24/11/2023).

Kejadian pembunuhan keji tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIT di sekitar Proyek Pembangunan Puskesmas Beoga Barat. Berdasarkan informasi masyarakat yang melapor ke Aparat keamanan setempat bahwa 3 orang korban yaneg merupakan pekerja proyek telah meninggal dunia dan 2 lainnya berhasil selamat, sehingga pasca kejadian tersebut seluruh korban berhasil diamankan di Gereja Kampung Jambul (tidak jauh dari tempat kejadian) oleh masyarakat setempat.

Berdasarkan informasi tersebut, Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 300 Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P dengan sigap memerintahkan 2 tim dijajarannya untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

BACA JUGA  Demo Blokir Jalan di Sanksi Pidana Penjara, Ini Maklumat Kapolda NTB

Dengan melibatkan Aparat Keamanan setempat dan Masyarakat Beoga kegiatan evakuasi berlangsung aman dan korban berhasil dibawa ke Puskesmas Beoga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dengan tidak mengenal ampun, pelaku pembunuhan yang berjumlah sekitar 3 orang dengan menggunakan Pistol dan Parang ini sempat melakukan penyiksaan terhadap korban dengan menembak lengan dan membacok tubuh korban sebelum akhirnya menembak mati ketiga korban tersebut.

Identitas korban meninggal dunia yakni, Suyanto (40 tahun), Satiman (40 tahun) dan Triono (50 tahun). Sementara korban yang berhasil selamat dalam kejadian tersebut adalah Nurali (52 tahun) dan Alfian Pratasis (30 tahun).

Kejadian ini tidak dapat terelakan karena TKP merupakan area yang sering dilintasi oleh KSTP, sementara itu proses pembangunan sendiri tidak melibatkan Aparat Keamanan setempat untuk melakukan pengamanan selama proses pembangunan.

BACA JUGA  Tingkatkan SDM, Bupati Sumbawa Teken MoU dengan UMMAT

Sampai dengan saat bahwa pelaku penyerangan adalah KST yang masih terus dilaksanakan Penyelidikan.

“Kejadian pembunuhan ini merupakan aksi yang telah dilakukan oleh KST yang kesekian kalinya di daerah Kabupaten Puncak, kami selaku Satgas tentu tidak akan tinggal diam dan akan melakukan penindakan terhadap perlakuan KST terhadap masyarakat,” ungkap Dansatgas.

Kejadian ini benar-benar menjadi sebuah peringatan bahwa KST yang berada di wilayah Kabupaten Puncak masih terus eksis melakukan aksinya di sekitar Kabupaten Puncak dengan tidak memandang baik Aparat Keamanan maupun masyarakat sipil yang menjadi target mereka.

Kondisi pasca Penyerangan KST terhadap pekerja Puskemas di Beoga terpantau Kondusif, masyarakat sudah kembali normal dalam aktivitasnya sehari-hari. Jalur Penerbangan sebagai jalur transportasi dipastikan berjalan lancar sesuai jadwal dan tidak terpengaruh oleh situasi yang ada.

BACA JUGA  Sebanyak 19 Pembalap MXGP dan 23 MX2 Ikuti Sesi Latihan

Sumber: Pen Satgas Mobile Yonif Raider 300/Bjw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.