Pasangan MOFIQ Bakal Jadi Paket Super Komplit untuk Kabupaten Sumbawa

oleh -612 Dilihat
oleh

MATARAM, NuansaNTB.id- Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menilai kemunculan paket Drs H Mahmud Abdullah dan Abdul Rofiq, SH,. atau pasangan MOFIQ di Pilkada Kabupaten Sumbawa tahun 2024 ini, bakal memantik antusiasme publik yang luar biasa.

Perpaduan pengalaman dari Mahmud Abdullah dan energi baru dari Abdul Rofiq, bakal menjadikan pasangan ini sebagai harmoni yang betul-betul sempurna.

”Paket MOFIQ ini benar-benar paket super komplit. Keduanya adalah figur yang hadir dengan integritas, kompetensi, dan popularitas,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram, Senin (11/03/2024).

Haji Mo, sapaan karib Mahmud Abdullah, saat ini adalah Bupati Sumbawa petahana dan sebelumya pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Sumbawa mendampingi H Husni Djibril, B.Sc,.

Tokoh kelahiran 10 April 1956 ini adalah figur yang kenyang pengalaman birokrasi. Mengawali karir Abdi Negara semenjak tahun 1983, Haji Mo telah memangku nyaris seluruh jabatan strategis. Mulai dari camat, kepala dinas, hingga Sekretaris Daerah.

Karir cemerlangnya kian komplit dengan memangku jabatan Wakil Bupati Sumbawa 2015-2020 dan selanjutnya terpilih menjadi Bupati Sumbawa diajang pesta demokrasi Pilkada tahun 2020 lalu.

Sementara Abdul Rofiq, SH,. saat ini adalah Ketua DPRD Sumbawa. Politisi PDI Perjuangan kelahiran 27 Agustus tahun 1974 ini, telah menjadi wakil rakyat semenjak tahun 2009. Dalam dua pemilu terakhir, termasuk Pileg tahun 2024, Abdul Rofiq adalah pemegang rekor suara pribadi terbanyak dari seluruh calon anggota legislatif yang bartarung di Bumi Sabalong Samalewa.

BACA JUGA  Diikuti 16 Sekolah, Museum Sumbawa Gelar Lomba Cerdas Cermat

”Pasangan MOFIQ ini benar-benar menyatukan pengalaman yang telah teruji dan energi baru yang melambung tinggi. Pengalaman menjadi panduan dan energi baru menjadi daya dorongnya,” kata Bambang Mei Finarwanto.

Analis politik kawakan Bumi Gora yang akrab disapa Didu ini menegaskan, penggabungan pengalaman yang panjang dan energi baru yang bersemangat, adalah kunci untuk membawa pembangunan dan keadilan bagi semua warga.

Pasangan MOFIQ kata Didu, adalah kombinasi antara jejak langkah yang telah menciptakan sejarah dan langkah-langkah baru yang akan membentuk masa depan yang cerah. Sebuah hal yang sangat dibutuhkan masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Didu menegaskan, kemunculan pasangan MOFIQ yang kini mulai memantik perhatian publik, bukanlah suatu yang kebetulan. Melainkan diyakininya telah melalui proses matang dan pertimbangan strategis yang berlapis.

Sebagai bupati petahana dan telah pula mengantongi rekomendasi dari Partai Golkar untuk maju dalam Pilkada 2024, Haji Mo disebut Didu, memang sangat berkepentingan menggandeng figur seperti Abdul Rafiq yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Sumbawa.

BACA JUGA  Pentingnya Peran Pers, Bawaslu Sumbawa Ajak Wartawan Bersinergi

Berdasarkan berbagai kajian yang dilakukan Mi6, Didu mengungkapkan, langkah bupati petahana yang menggandeng Ketua DPRD ketika maju dalam Pilkada, memiliki beberapa implikasi dan keuntungan yang signifikan. Yang pertama kata Didu, ada faktor kontinuitas kepemimpinan di balik hal tersebut.

Dengan menggandeng Ketua DPRD, bupati petahana dapat memastikan adanya kontinuitas kepemimpinan dan pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Keduanya dapat dipastikan telah memiliki pemahaman yang mendalam tentang program unggulan yang telah dan sedang berjalan dan dapat merencanakan kelanjutan yang efektif untuk program tersebut.

Menggandeng Ketua DPRD bagi petahana juga lanjut Didu, akan menghadirkan penguatan basis politik, mengingat Ketua DPRD biasanya memiliki pengaruh dan jaringan politik yang kuat. Sehingga manakala bupati petahana berpasangan dengan Ketua DPRD, maka akan dapat memperluas cakupan dukungan politiknya, termasuk di antara anggota DPRD dan partai politik yang terkait.

Selain itu, manakala bupati petahana menggandeng Ketua DPRD dalam pilkada, maka keduanya dapat bersinergi dalam memobilisasi dukungan politik, yakni menggabungkan basis dukungan dari partai politik dan masyarakat umum. Hal yang sangat dibutuhkan untuk menggerakkan mesin tim pemenangan.

”Kedua tokoh ini dapat membawa dan menghadirkan pengaruh dan jaringan politik yang luas. Dan ini sudah pasti memperkuat peluang kemenangan,” ujar Didu.

BACA JUGA  Keberkahan Ramadhan,  Ansori Bersama Rukun Warga Jawa Bagikan Seribu Paket Takjil Gratis

Hal lain yang biasanya juga menjadi pertimbangan adalah, seorang ketua DPRD biasanya memiliki pemahaman yang mendalam tentang proses legislasi dan pengambilan keputusan di tingkat legislatif.

Karena itu, kombinasi bupati petahana dengan ketua DPRD ini dapat membantu dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif dan meminimalkan hambatan legislatif manakala pasangan tersebut terpilih memangku amanah dari masyarakat.

Di sisi lain, perpaduan pengalaman dua figur yang berasal dari eksekutif dan legislatif, biasanya akan menjadikan mereka dengan mudah bekerja sama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pembangunan. Hal tersebut sudah pasti dapat menciptakan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kombinasi kepemimpinan daerah yang berasal dari bupati petahana dan ketua DPRD, dalam banyak bukti telah membawa pemahaman yang lebih baik terhadap dinamika dan kebutuhan lokal. Inilah yang membantu mereka mengidentifikasi prioritas-prioritas yang sesuai dengan aspirasi masyarakat.

”Pasangan bupati petahana dan Ketua DPRD ini dapat memperkuat otoritas dan legitimasi keduanya, karena masyarakat dapat melihat adanya kesinambungan dan kestabilan dalam kepemimpinan daerah,” pungkas analis politik yang lama malang melintang sebagai aktivis pro demokrasi ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.