DPD PDI Perjuangan NTB Dukung Sahril Balon Bupati Sumbawa 2024

oleh -1084 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Peta politik di kabupaten sumbawa hingga hari ini masih dinamis, beberapa figur yang diisukan bakal menjadi pasangan hingga mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum ada yang final.

Sebagaimana rencana Bupati Petahana Kabupaten Sumbawa Drs H. Mahmud Abdullah atau dikenal Haji Mo’ akan menggandeng Ketua DPRD setempat Abdul Rofiq, SH,. dalam Pilkada Sumbawa 2024, juga diinformasikan akan kandas.

Sesuai peraturan partai berkepala banteng (PDI-P) Nomor 4 tahun 2019, yakni pada pasal 66, bahwa pimpinan DPRD di semua tingkatan, tidak diperbolehkan mencalonkan diri sebagai kepala daerah, sehingga pasangan Mofiq dipastikan tidak mendapat tiket hingga ke KPU.

Hal tersebut juga dipertegas oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, Ruslan Turmudzi, dalam rapat DPD yang diperluas dengan dihadiri jajaran Ketua, Sekretaris dan Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 10 kabupaten/kota di NTB, Senin (20/05/2024).

BACA JUGA  Polsek Plampang Peduli Kedukaan, Bantu Pemakaman Warga Sepayung

Menurut Ruslan, DPD PDI Perjuangan NTB memiliki tinjauan kewilayahan yang didasarkan pada aspek pertimbangan pemetaan dan teritorial wilayah.

Dari hasil pemetaan tersebut kata Ruslan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa, H Sahril, M.Pd,. akan diusung sebagai bakal Calon Bupati Sumbawa di Pilkada serentak 2024 mendatang.

“DPD PDI Perjuangan NTB memutuskan mengusung Sahril, M.Pd sebagai Bakal Calon Bupati Sumbawa di Pilkada mendatang,” ungkapnya.

Lanjutnya, sementara untuk bakal calon wakil bupati Sumbawa diserahkan sepenuhnya pada Sahril untuk melakukan penjajakan pada siapa figur yang dikehendakinya. Termasuk juga parpol pengusungnya.

“Setelah kami melakukan pemetaan, ternyata Pak Sahril ini dikenal luas publik Sumbawa di akar rumput. Apalagi, dia (Sahril) juga sempat menjadi Kepala Dinas Pendidikan, sehingga kami bersepakat mengusungnya di Pilkada Sumbawa menggantikan Pak Rafiq yang oleh DPP diminta fokus untuk menjadi pimpinan DPRD Sumbawa,” terang Ruslan.

BACA JUGA  Johan Rosihan Kurban 11 Sapi 2 Kambing dan Sembelih 1 Limousine Terbaik

Senada dengan Ruslan. Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTB Dr Hakam Ali Niazi menambahkan bahwa, pengusungan Sahril juga didasarkan pada pencermatan lapangan sebagai skenario kedua yang dilakukan DPD PDI Perjuangan NTB.

“Intinya, karena kami berpengalaman dan sempat menjadi pemenang Pilkada Sumbawa, maka kami tahu dan memahami keinginan masyarakat Sumbawa, sehingga skenario juga sudah kita siapkan. Salah satunya, mengusulkan Pak Sahril di Pilkada Sumbawa sebagai Calon Bupati,” ungkap Hakam.

Hakam memastikan bahwa, pihaknya akan terus melakukan komunikasi politik dengan parpol lainnya dalam rangka menyongsong Pilkada Serentak 2024.

Tergetnya, sebelum Agustus 2024, koalisi sudah rampung untuk para bakal calon kepala daerah bisa didaftarkan bersama ke KPU kabupaten/kota.

BACA JUGA  Kisah Sile, Buruh Bulog Ujung Tombak Bantuan Pangan Masyarakat Bima

“Yang pasti PDI Perjuangan terbuka dengan siapapun untuk berkoalisi di Pilkada 2024. Ini karena PDI Perjuangan siap menghadirkan pemimpin yang pro pada rakyat miskin. Selanjutnya, calon kepala daerah itu, memiliki visi memajukan daerahnya,” papar Hakam Ali Niazi.

Terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa Abdul Rafiq, SH,. mengaku siap melaksanakan hasil keputusan rapat DPD yang diperluas dengan dihadiri jajaran Ketua, Sekretaris dan Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 10 kabupaten/kota di NTB tersebut.

“Insya Allah, sebagai kader partai saya siap tegak lurus mengamankan keputusan DPD. Selanjutnya memenangkan calon bupati dan wakil bupati Sumbawa yang sudah diputuskan berdasarkan pemetaan dan analisis kewilayahan yang mendalam oleh DPD partai,” pungkasnya. (Nuansa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.