Kadis Kominfotiksandi: SiJINAK dan SiLAMO Inovasi Unggulan Sumbawa dalam Evaluasi Smart City 2024

oleh -56 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali berpartisipasi dalam Forum Evaluasi Smart City Tahun 2024 yang diselenggarakan di Bali. Forum ini menjadi wadah bagi Kabupaten Sumbawa untuk memaparkan kemajuan implementasi program Smart City di hadapan para asesor dari berbagai kalangan.

Acara digelar di Bali The Meru Hotel Sanur – Denpasar Bali pada tanggal 24 s.d 27 Juni 2024 yang lalu bersama 240 Kota dan Kabupaten lainnya yang terpilih pada Program Smart City Indonesia sejak 2017 silam.

Kepala Dinas Kominfotiksan Kabupaten Sumbawa, Drs Hasanuddin, mengatakan bahwa Forum Evaluasi ini merupakan rutinitas tahunan yang digelar oleh Kementerian Kominfo dalam setiap tahunnya di ikuti Kabupaten Sumbawa.

Smart City itu sendiri kata Kadis, terdiri dari 6 dimensi, yaitu dimensi smart Governance, smart Branding, Smart Economy, Smart Living, smart Society dan Smart Environment, dimana di masing-masing smart terdiri dari berbagai program dan beberapa rencana aksi dalam mendukung implementasi smart city di masing-masing daerah.

“Kabupaten Sumbawa mengusung Visi “Sumbawa Gemilang” sebagai Visi Smart City yang selaras dengan Visi Pembangunan Kabupaten Sumbawa 2021 – 2026” jelasnya kepada media ini, Selasa (09/07/2024).

BACA JUGA  Banyak Bukti Telah Dilakukan, Rafiq Berkomitmen Perjuangkan Hak Pemuda

Inovasi QuickWin yang Mendapat Apresiasi

Pada kegiatan evaluasi tahun ini, lanjut Hasanuddin, di depan para Assesor yang berasal dari semua kalangan baik dari Akademisi, Konsultan IT, Praktisi dan dari unsur Pemerintahan, memaparkan program kerja dan rencana aksi dari setiap dimensi yang ada serta QuickWin dari masing-masing dimensi.

Pada dimensi Smart Governance, terdapat 9 Program kerja dan 25 rencana aksi dengan QuickWin Pelayanan Sistem Informasi Layanan Administrasi Kependudukan Online (SiLAMO) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa.

SiLAMO merupakan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan dengan menyediakan layanan administrasi yang lebih mudah diakses, memperpendek jarak pelayanan serta menjaga validitas data kependudukan yang lebih baik.

Pada dimensi Smart Branding, terdapat 12 program kerja dan 14 rencana aksi dengan quicwin “Discover Sumbawa”, merupakan inovasi dalam menigkatkan promosi Pariwisata daerah.

Pada dimensi smart Economy, terdapat 20 Program kerja dan 38 rencana aksi dengan QuicWin Sistem Informasi Jaringan Peternakan yang merupakan layanan yang bertujuan untuk mempermudah pengeluaran rekomendasi perizinan ternak dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengawasan perdagangan ternak.

BACA JUGA  Bupati Sumbawa : Pajak Berkontribusi Besar dalam Pembangunan di Daerah

Pada dimensi smart living, terdapat 13 program kerja dan 25 rencana aksi dengan quickwin layanan e-Puskesmas, merupakan program integrasi layanan primer dan satu data sehat yang bertujuan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan terpadu dan unggul kepada masyaraat yang terintegrasi dengan BPJS dan Satu Sehat Nasional.

Pada dimensi smart socety, terdapat 8 program dan 18 rencana aksi dengan QuicWin program pembinaan masyarakat miskin dan penyelenggaraan sistem layanan terpadu menggunakan Sistem Informasi Pajatu Tau Rara (SiPATARA) yang bertujuan untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap penerima bantuan sosial.

Sementara pada dimensi smart environment, terdapat 12 program dan 22 rencana aksi dengan QuickWin Program Samawa Bersih Sampah yang merupakan layanan persampahan dengan memanfaatkan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah (Go-SIPS) untuk menunjukkan komitmen dalam mengurangi sampah melalui pendekatan Gerakan 3R ( Reduce, Re-Use, Recycle).

Semua Program kerja dan beberapa rencana aksi pada masing-masing program, dilakukan oleh seluruh Perangkat Daerah dan dilaksanakan berdasarkan tugas dan fungsi masing-masing OPD, dan dari semua itu QuickWin SiJINAK dari smart economy dan SiLAMO dari smart governance menarik perhatian para Assesor untuk ditelisik lebih komprehensif secara operasional dan pelaksanaan di lapangan.

BACA JUGA  KPU Sumbawa Tetapkan DPTb Periode Oktober 2023, Ini Syarat Pindah Memilih

Evaluasi dan Masukan untuk Peningkatan

Forum Evaluasi Smart City tidak hanya menjadi ajang pemaparan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Kabupaten Sumbawa untuk mendapatkan masukan berharga dari para asesor. Masukan ini akan menjadi acuan dalam menyempurnakan pelaksanaan program dan rencana aksi yang ada.

Para Assesor memberikan beberapa masukan terkait beberapa program untuk kemudian dapat dianulir sebagai bentuk penyempurnaan pelaksanaan setiap program yang ada.

Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan Kabupaten Sumbawa dapat terus berbenah dan meningkatkan indeks Smart City di masa mendatang. Inovasi seperti SiJINAK dan SiLAMO menjadi bukti nyata komitmen Kabupaten Sumbawa dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap, semoga dengan evaluasi smart city ini, Kabupaten Sumbawa dapat berbenah dalam mengimplementasikan seluruh program dan rencana aksi yang ada, sehingga indeks smart city pada evaluasi berikutnya dapat lebih kita tingkatkan,” pungkas Hasanuddin. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.